Bandung – Perpisahan, Haflah atau Pelepasan santri Syamsul Ulum Muhammadiyah Bandung yang diadakan pada tanggal 18 Juni 2025 berjalan dengan Khidmat. Adapun santri Syamsul Ulum yang kali ini berhasil menyelesaikan jenjang pendidikan selama 6 tahun adalah angkatan ke-4, Syauqi.
Acara yang diselenggarakan di Aula Pesantren Muhammadiyah Syamsul Ulum itu dimulai dengan sesi sambutan-sambutan. Mulai dari Mudir, Perwakilan dari orang tua santri dan dari ketua angkatan ke-4, Syauqi.
Selain sambutan-sambutan, ada juga sesi yang paling menyentuh, yakni pemutaran beberapa film dan foto dokumenter yang dibuat oleh santri angkatan ke-4, Syauqi. Pemutaran tersebut sontak mendapatkan reaksi yang meriah, sedih dan terharu.
Bagaimanapun juga, meski Pesantren Syamsul Ulum masih banyak kekurangannya, akan tetapi 6 tahun bukan waktu yang sebentar untuk bisa melupakan kenangan-kenangan ketika mondok. Yang pasti kelak hal tersebut akan menjadi memori tersendiri, bagian yang menjadi puzzle kedepan.
Angkatan ke-4, yang mempunyai nama Syauqi, ini merupakan angkatan terbanyak dalam sejarah penerimaan santri Syamsul Ulum. Tercatat pada awal masuk, Syamsul Ulum menerima 2 kelas. Namun karena berbagai hal, ketika 6 tahun berlalu, yang tersisa dari angkatan ini kurang lebih 20an.
Namun bukan berarti yang keluar ditengah jalan bukan keluarga angkatan Syauqi. Toh masih banyak para santri yangg keluar di Kelas 9 Tsanawiyah, masih ikut berkumpul dan silaturahmi.
